Halaman Utama   | Tentang PKBL   | Program Kemitraan   | Demografi Mitra   |  Bina Lingkungan   | Pojok Media   | Bantuan  
 
 
www.thetrekkers.com antara toko offline dan online berkat Dukungan PKBL Jamsostek
Sucses Story Usaha CATUR BATIK WOOD
Mitra Binaan PT Jasa Raharja (Persero) - Kreasi Kepompong Ulat Sutera
Cocooncraft - Kreasi Kepompong Ulat Sutera
Pentingnya Ketahanan Pangan
Arsip
 
 
Warning: pg_connect(): Unable to connect to PostgreSQL server: could not connect to server: Connection refused Is the server running on host "localhost" and accepting TCP/IP connections on port 5432? in /Data/pkbl/etc/libs/kalender.php on line 13 Warning: pg_query() expects parameter 1 to be resource, boolean given in /Data/pkbl/etc/libs/kalender.php on line 18 Warning: pg_fetch_all() expects parameter 1 to be resource, null given in /Data/pkbl/etc/libs/kalender.php on line 19
Februari 2012
Mn Sn Sl Rb Km Jm Sb
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
29
Warning: pg_close() expects parameter 1 to be resource, boolean given in /Data/pkbl/etc/libs/kalender.php on line 125
 
 
User Name

Password

Lupa Password?
Daftar Disini
 
 
Penyaluran Dana Program Kemitraan triwulan I Tahun 2011
Indonesia Business - BUMN Expo & Conference (IBBEX) 2010
 
Gerabah
Kerajinan gerabah di Daerah Istimewa Yogyakarta dewasa ini berkembang sangat cepat dan menunjukkan pertumbuhan yang sangat besar. Pada mulanya kerajinan gerabah ini hanya sebatas pada pembuatan perlengkapan dapur seperti tungku, kwali, gentong, layah dan alat rumah tangga lainnya.

Setelah melalui berbagai pembinaan yang dilakukan oleh Pemerintah dan Swasta bahkan para seniman maka mulai berkembanglah industri gerabah di Yogyakarta. Pertumbuhan ini bukan hanya pada jumlah pengusaha tetapi juga pertumbuhan strata pengusaha dan pertumbuhan sentra industri gerabah di Yogyakarta.

Upaya penganekaragaman produkpun berkembang sangat cepat sehingga barang yang dihasilkan bukan hanya untuk keperluan dapur yang sederhana tetapi sudah mampu menghasilkan berbagai benda fungsional maupun benda hias yang dibeli oleh masyarakat menengah ke atas.

Proses finishing pun sangat bervariasi mulai dari warna asli terakota sampai dengan pewarnaan menggunakan cat dan pelapis dengan berbagai warna yang menarik. Pemasaran produk gerabah dari Yogyakarta bukan hanya pada tingkat lokal tetapi telah mampu menembus pasar ekspor ke berbagai Negara dengan nilai ekspor yang cukup tinggi.

Beberapa sentra industri penghasil barang kerajinan gerabah ini antara lain Desa Kasongan, Desa Pundong, Desa Kedung Prahu dan beberapa desa lainnya. cc

» Kembali «

Halaman Utama  |   Berita  |   Kontak Kami  |   Disclaimer  |   Portal Kementerian Negara BUMN